|
Ditulis oleh Administrator
|
|
Jumat, 11 Desember 2009 05:51 |
|
Banyak orang yang menjadikan lensa kontak sebagai pilihan untuk mengganti fungsi kacamata. Menurut Dr. Sri Rahayu, SpM, FIACLE. dari Jakarta Eye Center, lensa kontak memang memiliki kelebihan dibanding kacamata. "Misalnya, lensa kontak tidak berembun, dapat digunakan bagi orang yang pekerjaanya tidak memungkinkan pakai kacamata, dan dapat mengoreksi tajam penglihatan lebih baik." BERBEDA BAHANNYA
Berdasarkan bahannya, lensa kontak ada yang soft lens (lensa kontak lunak) yang terbuat dari hidrogel dan semi hard lens atau rigid lens, yaitu lensa kontak kaku yang terbuat dari bahan silikon akrilat (akrilik). Saat ini, sudah ada lensa kontak rigid gas permeable (RGP) atau lensa kontak kaku yang tembus gas (oksigen dan karbon dioksida).
Dari segi harga, RGP memang relatif lebih mahal dari soft lens. "Meski mahal, tetapi replacement RGP lebih lama," terang Sri.
MENGHAMBAT MINUS Keunggulan lain RGP, dapat menghambat pertambahan minus mata. Menurut penelitian, kata Sri, pertambahan minus pada pemakaian RGP hanya setengahnya dari pemakai kacamata atau soft lens.
Kelemahannya, dengan RGP mata harus beradaptasi jauh lebih lama (1-2 minggu) daripada menggunakan soft lens.
Dari perkembangan RGP, saat ini ada lensa kontak ortokeratologi yang didesain khusus, di mana lensanya menekan kornea agar agak datar sehingga minusnya bisa terkoreksi. Ortokeratologi dipakai hanya malam hari.
REAKSI ALERGI Komplikasi pemakaian soft lens yang terbanyak adalah reaksi alergi yang disebabkan bahannya atau komponen cairan perawatannya.
Selain alergi, soft lens juga bisa mengakibatkan kekurangan oksigen, karena daya hantar oksigen soft lens ini masih kurang. Penggunaan semi hard lens (RGP) dapat meminimalkan kemungkinan alergi dan kekurangan oksigen.
JENIS LENSA KONTAK Dari segi repleacement-nya, lensa kontak dibagi ke dalam beberapa jenis, sesuai rekomendasi dari pabrikannya. 1. Disposable, alias bisa dibuang usai dipakai. 2. Frequent replacement. Harus diganti setiap 3-6 bulan. 3. Permanen. Dapat dipakai selama setahun atau lebih. 4. Dari segi pemakaiannya, lensa kontak dibagi dua: - Daily wear (pemakaian siang hari dan tak bisa dipakai tidur). - Overnight wear (bisa dipakai saat tidur).
TIPS 1. Periksakan ke dokter mata karena ada beberapa orang yang sama sekali tidak boleh pakai lensa kontak (penderita belspalsi atau kelumpuhan pada syaraf wajah). 2. Konsultasikan dengan dokter untuk lensa kontak yang cocok. 3. Periksa mata dan lensa 6 bulan sekali. 4. Jangan sembarangan membeli soft lens. 5. Dari produsennya, lensa kontak RGP tersedia hingga minus 25. Sementara soft lens sampai minus 10. 6. Secara umum soft lens berwarna hanya bagus dipakai bagi mata normal untuk menunjang penampilan. 7. Waspadai mata merah, gatal, berair, sakit, dan tajam penglihatan menurun, segeralah lepas lensa kontak dan periksakan ke dokter mata. 8. Bersihkan lensa kontak.
|
|
|
Aneka Bentuk Frame Kacamata |
|
|
|
|
Ditulis oleh Administrator
|
|
Jumat, 11 Desember 2009 05:49 |
|
Apa sih properti yang paling haram hukumnya untuk ditinggalkan saat Anda berencana menikmati sapaan matahari pantai? Selain sunblock, tentunya kacamata hitam dapat dipastikan sudah harus bertengger dengan manis di wajah Anda sebelum menginjak pasir hangat.
Kacamata hitam yang tadinya hanya berfungsi hanya sebagai penahan silaunya terik matahari, kini memang jadi salah satu fashion item yang paling diupdate. Berbagai macam model dan variasi frame serta warna kaca memanjakan Anda untuk tampil lebih gaya.
Anda bisa bebas memilih aneka bentuk frame kacamata. Ingin yang berframe lebar, persegi, ataupun oval. Warnanya pun bervariasi, mulai dari warna netral seperti hitam, coklat, biru, sampai warna-warna terang seperti hijau atau merah. Tapi jangan lupa, perhatikan kesesuaian antara bentuk wajah dengan frame kacamata hitam yang digunakan. Sebelum salah memilih frame, lebih baik kenali dahulu bentuk wajah Anda.
Persegi Bentuk tegas wajah Anda yang persegi akan tampil lebih halus jika mengenakan frame kacamata hitam ala mata kucing dan oval mendatar. Wajah akan terlihat lebih panjang dan bentuk perseginya tidak akan tampak kaku.
Bulat Frame kacamata yang bentuknya bulat sudah pasti haram hukumnya untuk Anda. Pilih frame kacamata yang bentuknya persegi, atau model persegi datar. Dengan begitu wajah Anda akan terlihat lebih panjang atau ramping.
Dahi lebar Wajah Anda berdahi lebar? Kurangi kelebaran porsi wajah Anda dengan frame kacamata yang bagian atasnya lebih lebar atau yang modelnya seperti kacamata pilot. Frame seperti ini akan menyamarkan atau setidaknya mengurangi bagian dahi Anda yang lebar. Hindari kacamata yang berframe oval atau sempit, karena akan tampak sangat kontras dengan wajah Anda yang lebar. Frame dengan warna-warna terang dan tanpa pinggiran akan membuat Anda pun tampil lebih fashionable.
Dahi kecil Bentuk dahi kecil bukan berarti tidak bisa tampil gaya dengan kacamata hitam karena 'space' yang terbatas. Coba kenakan kacamata yang framenya lebih lebar pada bagian atasnya. Sedangkan bagian bawahnya bisa yang tanpa frame/tanpa pinggiran. Kacamata berframe oval dan mata kucing akan menyamarkan tulang pipi Anda yang menonjol.
Oval Anda yang memiliki bentuk wajah oval tidak akan punya masalah dengan frame kacamata model apapun. Jangan lupa untuk tetap memilih frame kacamata yang proporsional dengan bentuk wajah. Pilih frame yang sama lebar atau lebih lebar dari bagian wajah Anda yang terlebar.
|
|
Pilih Kacamata Perhatikan Bentuk Waja |
|
|
|
|
Ditulis oleh Administrator
|
|
Jumat, 11 Desember 2009 05:47 |
|
Siapa sih yang tak kenal dengan kacamata? Alat bantu yang satu ini memang paling sering digunakan baik oleh pria maupun wanita. Nah, jika Anda termasuk salah satu yang mesti menggunakan kacamata sebagai alat bantu penglihatan, tak perlu merasa minder. Tahukah Anda, ternyata fungsi kacamata selain untuk membantu memperbaiki penglihatan, juga dapat membuat Anda terlihat lebih trendi dan smart. Asal Anda tahu menyesuaikan bentuk kacamata dengan wajah Anda, tentunya tampil gaya bukan lagi sekedar angan-angan belaka. Yuk, ikuti dulu tips-tips tips padu padan kacamata sesuai bentuk wajah :
Bentuk wajah segilima 1. Pilihlah frame berbentuk oval, semi-persegi atau bentuk cat-eye 2. Lensa tanpa frame bisa membantu menyamarkan bentuk wajah Anda yang "tajam" atau penuh "segi" 3. Lebar kacamata jangan melebihi lebar kening Anda, agar wajah Anda tidak tampak semakin lebar
Bentuk wajah memanjang 1. Cocok dengan frame yang bentuknya melebar dengan garis yang tegas 2. Frame yang bermotif akan mengalihkan perhatian dari bentuk wajah Anda yang panjang
Bentuk wajah oval 1. Cocok dengan semua bentuk kacamata 2. Pilihlah yang tidak terlalu besar atau tidak terlalu kecil, sehingga besarnya tetap proporsional dengan wajah Anda.
Bentuk wajah persegi 1. Kacamata dengan bentuk persegi, jelas bukan pilihan yang tepat. 2. Frame dengan lekukan pada bagian samping dan bagian ujung kacamata, sangat disarankan
Bentuk wajah hati 1. Pilih kacamata yang tidak terlalu besar 2. Frame berbentuk bulat atau persegi, dengan aksen pada bagian bawah, amat disarankan 3. Hindari bentuk frame yang melebar di bagian atas untuk menghindari kesan "berat" pada bagian atas wajah
Bentuk wajah bulat 1. Cocok dengan kacamata berbentuk persegi 2. Jika Anda pribadi yang ekstrovert, cobalah pilih frame yang bermotif
Bentuk wajah segitiga 1. Pilih kacamata yang lebar dengan pinggiran yang tebal 2. Cobalah bentuk kacamata "cat-eye" 3. Hindari kacamata dengan frame yang kecil
|
|
|
|
|
|
|